Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Oktober 2015

BAPER Boleh Tapi Jangan OVER



Baper atau terbawa perasaan, istilah baru dikalangan anak muda yang menggambarkan perasaan haru berlebihan karena suatu kondisi atau kejadian yang menimpa.  Kondisi baper seringkali diartikan sebagai ungkapan perasaan yang terlalu sensitif sehingga mudah menangis, sedih atau empaty berlebihan.
Baper bisa disebabkan karena suatu kejadian yang menyedihkan karena melihat orang lain tersakiti atau sekedar mengingat suatu kenangan yang menyebabkan pikiran melayang ke masa lalu yang menimbulkan kembalinya masa-masa menyenangkan atau menyedihkan itu terjadi.
Over Baper atau terlalu berlebihan terbawa perasaan lama lama bisa merusak mood kalau sudah ga baik moodnya otomatis semangat juga hilang, seakan suasana jadi melo hanya ingin melamun dan membayangkan hal-hal yang mungkin seharusnya dibuang jauh jauh.  Kalau liat efek dari perasaan yang berlebihan ini sepertinya harus dijaga jangan sampai baper merubah hari-harimu jadi tak bersemangat.
Berikut ini tips untuk mencegah Baper yang berlebihan :
Menerima kenyataan
Kenyataan adalah yang kita hadapi saat ini, kenyataan yang harusnya terisi dengan hal-hal positif yang membahagiakan, mensyukuri apa yang dimiliki saat ini tanpa membandingkan dengan orang lain bisa menjaga perasaan agar tidak terlalu terbawa suasana.
Memposisikan kenangan jauh dari keseharian
Semua orang punya kenangan masing-masing, pengalaman indah yang sulit dilupakan atau kejadian yang menguras emosi dan perasaan di masa lalu. Tapi balik lagi yang kita hadapi adalah kenyataan saat ini, kenangan berada jauh di belakang dan jangan pernah menjadi penghalang apa yang ada di hadapan kita.  Jangan coba-coba mengembalikan kenangan dengan membangkitkan memori lewat lagu, gambar, tempat atau benda yang dapat menimbulkan kembalinya kenangan-kenangan masa lalu.
Tidak mudah terbawa emosi saat menonton Film
Menonton film drama juga bisa menimbulkan efek terbawa perasaan setelah menontonnya seakan apa yang diperankan oleh para aktor menjelma pada kehidupan  nyata dan seolah kitalah pemerannya dan sedang menjalani skenario yang dituliskan di film tersebut.  Kembalikan kondisi bahwa itu hanya acting yang diperankan orang lain dan belum tentu pernah mengalaminya dalam kehidupan nyata. 
Berpikir positif
Kalau bicara tentang pikiran postif pastinya efek dari pikiran ini bisa dirasakan manfaatnya untuk menjaga perasaanmu jauh dari melo, sedih, emosi tak terkendali.  Dengan berpikir positif kita dapat menyikapi segala sesuatu dengan lebih dewasa dan tidak mudah terbawa suasana. Jangan berpikir terlalu banyak dan jangan terlalu jauh memikirkan sesuatu.
Setiap orang punya perasaan tapi dengan perasaan yang berlebihan terkadang logika pun terlupakan kalau sudah ga logis wah kebayang ya apa yang bisa terjadi, untuk sobat pesona yang mudah baper coba deh dikurangi sedikit sedikit masa cuma lihat kemeja di mall aja ingat mantan… waduh.  Semoga bermanfaat tips nya, percaya aja semua akan indah pada waktunya.(ATS/Pesona BSI)

TYPO, salah sedikit beda makna



Typo dikenal dikalangan pengguna media sosial karena kehadirannya yang terkadang menimbulkan arti berbeda dari makna yang akan disampaikan dan tak jarang menimbulkan gelak tawa bahkan bisa menimbulkan salah pengertian yang menyinggung lawan bicara.

Kesalahan tipografi atau sekarang dikenal dengan Typo sebenarnya adalah kesalahan dalam mengetikkan huruf sehingga sebuah kata bisa kehilangan makna atau seringkali menimbulkan arti berbeda.  Kejadian typo pastinya bisa dialami siapa saja karena terburu-buru dalam mengetik atau adanya format tertentu yang membaca dan mengedit secara otomatis teks yang dituliskan.

Sebuah kata adalah susunan huruf yang memiliki arti dan tak jarang sebuah kata yang sama memiliki arti yang berbeda tergantung penggunaannya dalam kalimat.  Dan ada kalanya penggunaan dua atau lebih huruf vocal menimbulkan efek penekanan terhadap kata yang di tulis, contohnya :

A: sudah sampai?

B: belum

A:jangan lama-lama

B: iyaaaaa

Dari penggalan percakapan diatas kata iya yang di tambahkan lebih dari satu huruf a dibelakangnya bukan typo melainkan penekanan atau mewakili perasaan kesal terhadap pertanyaan sebelumnya. Tapi di percakapan yang berbeda karena penulisan yang sama dapat menimbulkan salah pengertian, seperti percakapan berikut :

A: Jangan lupa makaaaan

B: biasa aja ngingetinnya !!!

Typo menjadi suatu masalah karena saat berkomunikasi menggunakan handphone kita tidak melihat secara langsung ekspresi orang yang diajak bicara sehingga penggunaan kata yang tepat harus diperhatikan sehingga tidak menimbulkan makna ganda atau pemahaman atas ekspresi pengirim pesan saat menulis kata.

Berhati hati pada penggunaan gadget dengan layar sentuh karena seringkali letak huruf berdekatan dan ukuran jari yang lebih besar menimbulkan arah penekanan tombol kurang tepat.  Huruf yang seringkali tertukar diantaranya : u dengan i, m dengan n, s dengan d dan tak lupa tombol enter yang seringkali menyebabkan belum tuntaskan teks tapi terlanjur terkirim.

Perhatikan benar-benar hasil ketikan sebelum mengirimkan dan pastikan kita tahu siapa yang menerima pesan tersebut jangan sampai kesalahan pengetikan itu sampai ke orang yang lebih tua atau orang yang harusnya dihargai seperti guru, dosen, atau bos.  Contoh typo mahasiswa ke dosen :

A: Pak, maaf tugasnya dikirimkan via email atau dikumpulkan di ruangan Bapak?

B: Kirim via email

A: Pak sudah sayang kirim baru saja

A: Sudah saya kirim pak maaf typo

Kesalahan diatas terjadi karena beberapa jenis gadget menggunakan fasilitas koreksi teks atau prediksi teks dimana cukup mengetikkan beberapa huruf maka sistem akan memprediksi teks apa yang akan ditulis atau mengoreksi teks dengan aturan penggunaan ejaan yang disesuaikan dengan bahasa yang dipilih contohnya penulisan kata Teh bisa otomatis berubah menjadi The karena setting bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris yang menyebabkan sistem mengkoreksi kata teh yang seharusnya jenis minuman dalam bahasa Indonesia menjadi The sesuai dengan bahasa yang dipahami sistem.

Sebagai penerima pesan pun diharapkan kita tidak terburu-buru dalam mengartikan suatu pesan sehingga tidak mudah tersinggung bila ada penulisan yang ternyata berbeda dengan maksud penulis pesan sebenarnya. 
Terkadang Typo juga bisa jadi hiburan tersendiri saat mendapati kata-kata yang dihasilkan karena kesalahan penulisan itu menghasilkan kata lain yang artinya jauh berbeda dengan kata sebenarnya.  Maka berhati-hatilah dalam menulis suatu pesan dan pastikan penggunaan tanda baca sudah sesuai dan jangan terburu-buru mengartikan suatu pesan dan lebih di maklumi typo bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. (ATS/Pesona BSI)

Senin, 04 Mei 2015

HARD TO SAY I’M SORRY



Lebih berat mana meminta maaf dengan memberi maaf?, sepertinya dua hal ini begitu sulit dilakukan. Saat seseorang menyadari kesalahannya terhadap orang lain seringkali egois dan gengsi berperan lebih dominan, begitu sulit ucapan maaf terlontar dan sebagian orang memilih diam dan membiarkan kesalahan itu terlupakan seiring berjalannya waktu.  Mengapa ucapan maaf begitu sulit terucapkan? Beberapa penelitian seperti dilansir female.kompas.com, Dr Tyler Okimoto, dari University of Queensland,  menemukan bahwa orang-orang yang enggan meminta maaf biasanya merasa dirinya memiliki power yang lebih besar dari orang lain. Psikolog Andrew Howell dan rekan-rekannya di  Grant MacEwan University Edmonton membuktikan bahwa orang menjaga “self esteem”-nya melalui keengganan meminta maaf. Dari studi lain, dikatakan ada juga pola asuh yang salah, sehingga membelenggu individu dari tindakan meminta maaf.

Takut disalahkan juga merupakan hambatan seseorang untuk mengulurkan tangan terlebih dahulu untuk meminta maaf.  Meminta maaf adalah wujud kesadaran adanya kekeliruan didalam suatu tindakan atau perkataan, sebagian orang justru memilih untuk meminta maaf meskipun belum diketahui letak kesalahannya hanya untuk agar masalah tidak berlarut-larut.  Makna maaf adalah pereda amarah, pemulihan hubungan serta memberi kesempatan bagi si pembuat salah untuk memperbaiki kekeliruannya.

Saling memaafkan dibutuhkan untuk menciptakan kerukunan hidup, menekan ego dan menepis gengsi dapat menjadikan pribadi yang lembut dan pemaaf, meskipun dengan maaf belum tentu suatu kesalahan besar selesai begitu saja terutama yang sudah menyentuh ranah hukum.  Jangan jadikan kesalahan kecil memutus tali silaturahim antar sesama hanya karena gengsi untuk meminta maaf.

Jangan Ada Badmood Diantara Kita



Diantara rutinitas yang dilakukan seringkali muncul rasa bosan dan kehilangan semangat sesaat. Saat semangat mengendur muncullah rasa ngantuk dan berujung malas melakukan apapun dan mudah tersinggung.  Selain karena bosan bisa juga hilangnya semangat dikarenakan pikiran negatif yang berlebihan sehingga merubah suasana hati menjadi lebih emosional.

Jika hal ini dibiarkan maka seharian itu yang tampak hanya wajah murung, lesu dan tak bersahabat.  Saat berada dikeramaian hal ini dapat mengganggu orang lain karena kemungkinan orang yang kehilangan semangat (badmood) akan sulit diajak komunikasi dan kurang koperatif.
Untuk terhindar dari badmood yang berlebihan dan berkepanjangan, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengembalikan mood baik dalam  waktu singkat : 

Menemukan Moodbooster, moodbooster adalah hal yang bisa mengembalikan mood baik dapat berupa   makanan seperti coklat, rujak, es krim .  Moodbooster juga dapat berupa lagu yang memiliki arti khusus atau mengandung syair yang jika kita mendengarkan bisa menimbulkan semangat tersendiri. 

- Mengatur nafas, dengan asupan oksigen yang cukup maka tubuh akan menjadi segar dan pada saat menghela nafas kita dapat mensugesti seakan tekanan yang ada dalam pikiran juga ikut terhempas keluar 

 - Berfikir Positif, dengan pikiran positif bahwa masalah seberat apapun pasti ada jalan keluarnya akan meringankan beban pikiran yang tidak perlu dan akan memicu otak untuk dapat berfikir rasional dan mencari solusi

 - Berusaha Tersenyum, dengan tersenyum setidaknya kita telah berusaha melawan rasa yang tidak mengenakkan itu dan tentunya dengan tetap tersenyum maka orang disekitar kita tidak akan terganggu dengan masalah yang sedang kita hadapi 

- Relax, mengkondisikan diri tetap relax akan mengurangi tekanan dari permasalahan yang dihadapi setidaknya tidak menimbulkan permasalahan baru 
  
Semua kembali pada diri masing-masing karena sebenarnya yang tahu akan kondisi fisik dan psikis kita adalah diri kita sendiri, dibantu oleh lingkungan yang positif tentunya kondisi badmood ini tidak akan berkepanjangan. 
 Badmood pasti semua orang pernah mengalami tapi goodmood dibutuhkan untuk maju.  Tumbuhkan rasa syukur karena masih banyak orang lain yang mengalami hal yang lebih buruk dari apa yang kita alami.

Ads Inside Post